Menata Kehidupan



Dalam hidup setiap orang memiliki tujuan. Cita-cita dan harapan menjadi sebuah tantangan yang harus ditangguhkan. Akankah terwujud sebelum ketiadaan?

Kini, kita. Adalah tujuan yang paling mutakhir untuk diwujudkan bersama. Memberi kebahagiaan satu sama lain, menciptakan senyum di balik tangis. Bukankah mimpi kita benar-benar indah?
Ada kamu disaat aku sendiri, walaupun kita sedang terpaut jarak dan waktu-karena di hatiku telah ada kamu.

Sekarang aku tak perlu takut lagi untuk merasa diabaikan olehmu, sebab rumahmu adalah hatiku. Kehidupanmu ada bersamaku. Napasmu adalah doaku. Hidup kita telah menjadi satu, yah kamu dan aku dalam dunia kita.

Gambar terkait



Kita harus selalu baik-baik saja, jika badai menerjang jangan lari katamu, karena kamu akan memelekku. Berdua, lalu bertiga, kemudian berempat, sampai Tuhan berkata cukup. Kita akan menikmati waktu membesarkan buah cinta yang menjadi kekuatan kita.

Indah bukan?
Indah yang bisa kita wujudkan sebelum indahnya Syurga...
In Syaa Allah...

Related Posts :

  • Terkurung Rasa Rindu Aku terkesiap dalam lamunan, ketika cahaya alami menatapku di kejauhan. Aku bertengger di dinding sunyi; tanpa seorang kawan. Duniaku teras… Read More...
  • Aku Lelah Mencintaimu! Aku tidak mengerti bagaimana pikiranku saat ini.  Aku tidak tahu,  apa yang akan terjadi nanti,  ketika kita mungkin harus m… Read More...
  • Garis Datar Jarak yang kini tak lagi jauh sepertinya menyisakan tanda tanya (?), kenapa begitu sulit melangkahkan kaki yang sebenarnya sudah sang… Read More...
  • Menapaki Jejak Lisanmu Menapaki Jejak Lisanmu Karya: Munifa Malam ini aku masih sendiri... Membuatku takut untuk melangkah pergi Dan lalu, aku menja… Read More...
  • Catatan Pagi Bermula dari ruh, kembali menjadi jiwa. Berpaur padu bersama diri terlentang dalam lingkaran kehidupan. Sehembus udara membangkitka… Read More...

0 Response to "Menata Kehidupan"

Post a Comment